Cerita Sex Bercinta Dengan SPG Cantik

 

 

 

Cerita Sex Bercinta Dengan SPG Cantik

Pada peluang ini, aku mau memberikan suatu cerita menimpa ekspedisi hidup aku di dalam dunia pergenjotan. Kerutinan aku kerap kembali kantor, keliling dahulu ke mall- mall buat hilangkan stress. Sesuatu sore di suatu mall di Jakarta barat, semacam biasa keliling mencuci mata cari yang bodi montok serta fresh. Kala melihat- lihat kaus seketika aku di kejutkan sambutan manis dari seseorang SPG.

” Ingin cari apa Om?”

” Ini sesuai buat Om tambah nampak muda.”

Aku amati wanita ini gelap tetapi manis, serta bodinya lumayan buat jakun naik- turun. Ditaksir status: 36B- 26- 36 serta besar lagi saja. Wah ini memanglah yang sangat aku suka gelap, tentu sparepartnya gelap serta merah dalamnya. Pendek cerita kami akrab serta aku kerap menemuinya meski tidak senantiasa belanja. Namanya: Nisa. usia: 29 tahun, lagi aku usia 36 tahun, tetapi semacam kata orang usia segitu lagi panas- panasanya, oh ya aku telah beristri serta 2 anak, tetapi sayangnya istri aku dingin sekali, kami tidak sering sekali campursari. Itupun jika telah dituntut sekali, jadi aku malas sekali, sementara itu napsu aku menggebu sekali. Rasanya tiap hari maunya muntah melulu.

Semacam telah dijanjikan kami buat janji buat jalur pekan pagi, cocok Nisa

lagi off. Nisa

sendiri masih sendirian tetapi aku percaya telah tidak perawan lagi sebab dilihat dari metode bicara serta keberaniannya. Aku jemput di salah satu toko kue, pagi jam 8. 00

” Mas pagi- pagi ini ingin kemana?” tanyanya.

” Bagusnya kita cari tempat yang nyaman yang tidak dapat dilihat orang, gimana jika di suatu motel di wilayah A?”

Sembari tersenyum ia menanggapi” Emang ingin mengapa di motel?, jangan macam- macam loh Mas“.

” Ngak kok hanya 3 berbagai, satu dibawah serta 2 diatas,”

” Ih khawatir” jawabnya sembari tertawa.

” Khawatir ngak dikasih yah” jawabku.

Begitu kami chek in, aku langsung memeluk ia erat- erat, karena baru kali kesampaian, 2 buah gunungnya betul- betul memencet keras sekali ke dadaku. Kami berciuman lama, sembari pelan- pelan tangan aku menjalar ke pantatnya yang besar serta padat. Lambat- laun tangan aku menjalar kedepan menyusup kedalam celana jeans yang dipakainya.

” Mas jangan mas, aku khawatir” desah Nisa.

” Tenang aja,” sembari tangannya aku membawa menyusup kedalam celana aku sehingga pas menggenggam penisku.

” Oh, rasanya lezat sekali, penisku di remasnya dengan keras. sedangkan tangankupun telah menggapai gundukan gunungnya yang serasa lembab serta sedikit bulunya. Cerita Nafsu

” Mass.., mas..” Desahnya keenakan.

Langsung saja kulucuti celana serta pakaian kaosnya. sehingga tinggal BH serta CD warna gelap. Saya tambah horny sebab saya sangat bahagia amati wanita gunakan CD serta BH gelap. Nisa juga tidak ingin ketinggalan melucuti celanaku. Sehingga kami telah telanjang bundar. Lekas mulutku gerilya menjilati puting susunya yang gelap tetapi masih kecil, ia menggelinjang

” Uh- uh.. mas.. mas” rayuanjanda.com

Mulutku mulai turun ke dasar serta nampak vaginanya yang ditumbuhi sedikit bulu. Lekas kusentuh clitorisnya yang sebesar biji jagung, serta serentak ia tersentak

” Mas.. mas..”

Kujilati mula- mula bagian bibirnya sembari sedikit menggigit- gigit biji jagungnya, ia terus menjadi meronta- ronta. Kuintip lubangnya masih sangat kecil, serta merah sekali. Lidahkupun kujulurkan serta masuk ke celah- celah lubang merah darah itu. Nisa

semacam kerasukan setan, ia meronta- ronta serta kurasa lubang vaginanya berdenyut- denyut serta mulai banjir air lendir keluar.

Sedangkan mulutku mengisap- isap biji jagungnya, tanganku mulai mengorek- orek lubang vaginanya. Nisa

menjerit- jerit semacam orang kehausan,

” Mas- mas, aku ngak tahan Mas”

Lekas ini berontak serta mencari penisku serta lekas di pegang serta dikulumnya semacam orang kehausan serta dengan rakus di jilat, diisap serta disedotnya kuat- kuat, giliranku yang meronta- ronta keenakan,” Ah.. uh.. angkatan udara(AU).. lezat.. lezat.. lagi.. isap yang kokoh,..”

Sedangkan penisku di kulumnya, tangannya memainkan bijiku dengan tangkasnya semacam meremas- remas adonan kue.

” Nis, mari kalian naik kita 69 ayo, jangan kalian isap terus nanti saya keluar duluan.”

 

tertawa sembari lekas putar tubuh naik diatasku serta menyorongkan vaginanya ke mukaku. Langsung saja kusergap serta jilat dengan rakus serta ia pula tidak kalah ganasnya. Lain sekali rasanya pelayanan dari Nisa

dengan istriku yang sama sekali tidak ingin dengan style macam- macam. Baru kali ini saya merasakan enaknya Miss V serta pelayanan dari wanita lain. Saya memanglah belum sempat macem- macem dengan cewe lain sebab khawatir kena penyakit, spesial dengan Nisa

saya berani sebab aku percaya ia pula tidak sembarang, karena ia tidak genit- genit dengan orang lain. Diapun ingin kuajak sehabis lumayan lama kudekati serta bisa jadi ia simpati mendengar deritaku yang tidak bisa menyalurkan hasrat sebab istriku tidak ingin melayani

” Mas, aku telah ngak tahan, masukin mas, masukin mas”

 

memaksakan lekas berdiri serta duduk diatas aku, sembari memusatkan penisku masuk ke dalam vaginanya, aku terencana tidak langsung masuk, namun menggesek- gesekkan di bulu vaginanya serta bibirnya, ia tambah belingsatan.

” Udah mas, kilat mas, saya telah ingin keluar nih”

Dengan memforsir ia menarik penisku serta memegangnya sehingga pas didepan lubang vaginanya sehabis cocok lekas ia memencet vaginanya supaya penisku masuk, tetapi susah pula sebab memanglah lubangnya masih kecil, untung vaginanya telah banjir serta licin. Akhinya masuk pula penisku yang panjangnya biasa saja. Kata Nisa

sih sehabis ia merasakan penisku yang buat puyeng ujung meriamku yang besar dikepalanya, sehingga kala ditarik, seakan- akan nyangkut di leher kepala penisku.

” Aaau.. Aaauu..”

Bles masuk seluruh penisku den rasanya kepala bawahku ngilu serta lezat, lekas diputarnya pantatnya, semacam lagi menari hula- hula,

” Ah.. ah.. ah”

Cuma suara itu yang terdengar dari mulutnya, sedangkan itu tanganku lekas bekerja memijati payudaranya yang berdiri tegak. serta kupilin- pulin putingnya. Nisa

jadi lebih ganas goyangnya. Saya merasa telah ingin meledak, hingga lekas kutarik ia turun serta lekas kukangkangkan vaginanya sembari kuangkat kakinya tertekuk dengan posisi vaginanya persisi dihadapanku, lekas kujilati bibir vaginanya yang telah nampak merekah, sembari jari tengahku mengorek- orek vaginanya. Nisa

lebih histeris.” Mas.. mas.. terus mas, tusuk Mas yang dalam mas.. ahh”

Lidahkupun kulancipkan serta kuselipkan dilubang vaginanya, sembari ditusukkan dalam- dalam.

” Mas.. mas aku ngak tahan mas.., auu.. auu..”

Kesimpulannya terasa terdapat denyutan yang hebat dari vaginanya sembari kepalaku dijepitnya dengan keras.

” Ah.. ah.. ah..”

Terdapat dekat satu menit posisi kepalaku senantiasa dijepitnya sehabis itu dia terkulai lemas.

” Ma kasih mas, lezat bener mas”

” Saya belum sempat merasakan lezat semacam ini”

Oh ya ia memanglah mengaku telah tidak perawan, dahulu kala SMA telah sempat di perawani oleh pacarnya

Bercinta Dengan SPG Cantik

Bertepatan pada: Juli 14, 2025

Author: Elizabeth Sisilia

0 Komentar

Cerita Berusia 69– Pada peluang ini, aku mau memberikan suatu cerita menimpa ekspedisi hidup aku di dalam dunia pergenjotan. Kerutinan aku kerap kembali kantor, keliling dahulu ke mall- mall buat hilangkan stress. Sesuatu sore di suatu mall di Jakarta barat, semacam biasa keliling mencuci mata cari yang bodi montok serta fresh. Kala melihat- lihat kaus seketika aku di kejutkan sambutan manis dari seseorang SPG.

Sahabatpoker Agen Domino99 Poker Online Bandarq Terbaik Di Asia

” Ingin cari apa Om?” rayuanjanda.com

” Ini sesuai buat Om tambah nampak muda.”

Aku amati wanita ini gelap tetapi manis, serta bodinya lumayan buat jakun naik- turun. Ditaksir status: 36B- 26- 36 serta besar lagi saja. Wah ini memanglah yang sangat aku suka gelap, tentu sparepartnya gelap serta merah dalamnya. Pendek cerita kami akrab serta aku kerap menemuinya meski tidak senantiasa belanja. Namanya: Nisa. usia: 29 tahun, lagi aku usia 36 tahun, tetapi semacam kata orang usia segitu lagi panas- panasanya, oh ya aku telah beristri serta 2 anak, tetapi sayangnya istri aku dingin sekali, kami tidak sering sekali campursari. Itupun jika telah dituntut sekali, jadi aku malas sekali, sementara itu napsu aku menggebu sekali. Rasanya tiap hari maunya muntah melulu.

Semacam telah dijanjikan kami buat janji buat jalur pekan pagi, cocok Nisa

 

sendiri masih sendirian tetapi aku percaya telah tidak perawan lagi sebab dilihat dari metode bicara serta keberaniannya. Aku jemput di salah satu toko kue, pagi jam 8. 00

” Mas pagi- pagi ini ingin kemana?” tanyanya.

” Bagusnya kita cari tempat yang nyaman yang tidak dapat dilihat orang, gimana jika di suatu motel di wilayah A?”

Sembari tersenyum ia menanggapi” Emang ingin mengapa di motel?, jangan macam- macam loh Mas“.

” Ngak kok hanya 3 berbagai, satu dibawah serta 2 diatas,”

” Ih khawatir” jawabnya sembari tertawa.

” Khawatir ngak dikasih yah” jawabku.

Begitu kami chek in, aku langsung memeluk ia erat- erat, karena baru kali kesampaian, 2 buah gunungnya betul- betul memencet keras sekali ke dadaku. Kami berciuman lama, sembari pelan- pelan tangan aku menjalar ke pantatnya yang besar serta padat. Lambat- laun tangan aku menjalar kedepan menyusup kedalam celana jeans yang dipakainya.

” Mas jangan mas, aku khawatir” desah Nisa.

” Tenang aja,” sembari tangannya aku membawa menyusup kedalam celana aku sehingga pas menggenggam penisku.

” Oh, rasanya lezat sekali, penisku di remasnya dengan keras. sedangkan tangankupun telah menggapai gundukan gunungnya yang serasa lembab serta sedikit bulunya. Cerita Nafsu

” Mass.., mas..” Desahnya keenakan.

Langsung saja kulucuti celana serta pakaian kaosnya. sehingga tinggal BH serta CD warna gelap. Saya tambah horny sebab saya sangat bahagia amati wanita gunakan CD serta BH gelap. Nisa juga tidak ingin ketinggalan melucuti celanaku. Sehingga kami telah telanjang bundar. Lekas mulutku gerilya menjilati puting susunya yang gelap tetapi masih kecil, ia menggelinjang

” Uh- uh.. mas.. mas”

Mulutku mulai turun ke dasar serta nampak vaginanya yang ditumbuhi sedikit bulu. Lekas kusentuh clitorisnya yang sebesar biji jagung, serta serentak ia tersentak

” Mas.. mas..”

Kujilati mula- mula bagian bibirnya sembari sedikit menggigit- gigit biji jagungnya, ia terus menjadi meronta- ronta. Kuintip lubangnya masih sangat kecil, serta merah sekali. Lidahkupun kujulurkan serta masuk ke celah- celah lubang merah darah itu. Nisa

semacam kerasukan setan, ia meronta- ronta serta kurasa lubang vaginanya berdenyut- denyut serta mulai banjir air lendir keluar.

Sedangkan mulutku mengisap- isap biji jagungnya, tanganku mulai mengorek- orek lubang vaginanya. Nisa

menjerit- jerit semacam orang kehausan,

” Mas- mas, aku ngak tahan Mas”

Lekas ini berontak serta mencari penisku serta lekas di pegang serta dikulumnya semacam orang kehausan serta dengan rakus di jilat, diisap serta disedotnya kuat- kuat, giliranku yang meronta- ronta keenakan,” Ah.. uh.. angkatan udara(AU).. lezat.. lezat.. lagi.. isap yang kokoh,..”

Sedangkan penisku di kulumnya, tangannya memainkan bijiku dengan tangkasnya semacam meremas- remas adonan kue.

” Nis, mari kalian naik kita 69 ayo, jangan kalian isap terus nanti saya keluar duluan.”

 

tertawa sembari lekas putar tubuh naik diatasku serta menyorongkan vaginanya ke mukaku. Langsung saja kusergap serta jilat dengan rakus serta ia pula tidak kalah ganasnya. Lain sekali rasanya pelayanan dari Nisa

dengan istriku yang sama sekali tidak ingin dengan style macam- macam. Baru kali ini saya merasakan enaknya Miss V serta pelayanan dari wanita lain. Saya memanglah belum sempat macem- macem dengan cewe lain sebab khawatir kena penyakit, spesial dengan Nisa

saya berani sebab aku percaya ia pula tidak sembarang, karena ia tidak genit- genit dengan orang lain. Diapun ingin kuajak sehabis lumayan lama kudekati serta bisa jadi ia simpati mendengar deritaku yang tidak bisa menyalurkan hasrat sebab istriku tidak ingin melayani. Cerita Seks

” Mas, aku telah ngak tahan, masukin mas, masukin mas”

 

BACA JUGA : Cerita Sex Ngentot Cewek Kawan 

 

memaksakan lekas berdiri serta duduk diatas aku, sembari memusatkan penisku masuk ke dalam vaginanya, aku terencana tidak langsung masuk, namun menggesek- gesekkan di bulu vaginanya serta bibirnya, ia tambah belingsatan.

” Udah mas, kilat mas, saya telah ingin keluar nih”

Dengan memforsir ia menarik penisku serta memegangnya sehingga pas didepan lubang vaginanya sehabis cocok lekas ia memencet vaginanya supaya penisku masuk, tetapi susah pula sebab memanglah lubangnya masih kecil, untung vaginanya telah banjir serta licin. Akhinya masuk pula penisku yang panjangnya biasa saja. Kata Nisa

sih sehabis ia merasakan penisku yang buat puyeng ujung meriamku yang besar dikepalanya, sehingga kala ditarik, seakan- akan nyangkut di leher kepala penisku.

” Aaau.. Aaauu..”

Bles masuk seluruh penisku den rasanya kepala bawahku ngilu serta lezat, lekas diputarnya pantatnya, semacam lagi menari hula- hula,

” Ah.. ah.. ah”

Cuma suara itu yang terdengar dari mulutnya, sedangkan itu tanganku lekas bekerja memijati payudaranya yang berdiri tegak. serta kupilin- pulin putingnya. Nisa

jadi lebih ganas goyangnya. Saya merasa telah ingin meledak, hingga lekas kutarik ia turun serta lekas kukangkangkan vaginanya sembari kuangkat kakinya tertekuk dengan posisi vaginanya persisi dihadapanku, lekas kujilati bibir vaginanya yang telah nampak merekah, sembari jari tengahku mengorek- orek vaginanya. Nisa

lebih histeris.” Mas.. mas.. terus mas, tusuk Mas yang dalam mas.. ahh”

Lidahkupun kulancipkan serta kuselipkan dilubang vaginanya, sembari ditusukkan dalam- dalam.

” Mas.. mas aku ngak tahan mas.., auu.. auu..”

Kesimpulannya terasa terdapat denyutan yang hebat dari vaginanya sembari kepalaku dijepitnya dengan keras.

” Ah.. ah.. ah..”

Terdapat dekat satu menit posisi kepalaku senantiasa dijepitnya sehabis itu dia terkulai lemas.

” Ma kasih mas, lezat bener mas”

” Saya belum sempat merasakan lezat semacam ini”

Oh ya ia memanglah mengaku telah tidak perawan, dahulu kala SMA telah sempat di perawani oleh pacarnya,

Sehabis lemas akupun pelan- pelan mengelus- elus sekujur tubuhnya dengan jari- jariku secara halus, pelan- pelan ia mulai terangsang lagi, akupun mulai meraba bulu- bulu vaginanya serta sembari menjilati puting payudaranya. Lekas saya menindihnya serta penisku yang telah marah lekas mencari lubang vaginanya, tetapi terpeleset terus, ia dengan tertawa lekas membimbing penisku mengarah lubang surga itu. Sehabis cocok lekas kutekan serta bless..,

” Ah..” ia menjerit kecil,

Kurasakan lezat benar merendam penisku didalam vaginanya. lekas kumulai gerakan naik- turan serta dibantunya dengan gerakan memutar,

” Ah.. ah.. lezat Ti” desahku,“ Terus ti yah yang kilat”

Ia terus menjadi semangat memutar pantatnya. Lekas kuganti posisi, sebelah kakinya kuangkat serta lekas dengan posisi silih silang kutusuk penisku ke vaginanya lagi, kali ini masuknya benar- banar dalam serta terasa mentok ke rahimnya, ia menjerit,

” Aduh Mas” GAME ONLINE TERBAIK . okewla.com 

” Mengapa sakit?” kataku sembari memandang matanya yang melotot

” Sedikit sakitnya tetapi ngilu serta lezat banget cocok penismu mentok kedalam vaginaku” Jawabnya.

Lekas kugenjot, tiap kali penisku mentok masuk ke vaginanya di melotot sembari berdesis,” Sss.. Ss., lezat bener mass.., mentok mas..”

Kurasa saya telah ingin meledak serta, lekas kupercepat gerakanku, Nisa juga kian merajalela teriakannya.

” Angkatan udara(AU).. Angkatan udara(AU).. mas.. lezat mas.. angkatan udara(AU)..”

” Saya ingin keluar, ti” teriakku,

” Mari Mas aku pula ingin keluar” terik Nisa.

Tidak lama saya merasakan ledakan dari ujung kepala penisku,

“ Ahh.. Ah.. Angkatan udara(AU)..”

Serta Nisa juga lekas menyusul” Saya Pula keluarmass.. Aaa.. Aaa..”

Terasa 5 ataupun 6 kali semprotanku menghujam kedalam vaginanya. Kesimpulannya kami, lemas serta silih tertawa,

” Lezat banget Ti, vaginamu, aku ingin lagi yah”

” Sama, aku pula telah lama banget ngak di tusuk rasanya semacam ke surga”

Nanti sehabis ini kami masih kerap lagi ketemu, namun kami melindungi ikatan diluar, kami semacam tidak terdapat apa- apa