Cerita Sex Gadis Desa Yang Polos

 

 

Cerita Sex Gadis Desa Yang Polos

Sonya terlambat bangun untuk berangkat sekolah, padahal sebelumnya dia selalu bangun lebih pagi. Mungkin semalam keasyikan nonton acara TV, sehingga pagi ini dia harus buru-buru kalau tidak ingin terlambat sampai di SMA. Sonya adalah pelajar kelas 1, minggu depan dia akan berulang tahun yang ke-17.
Dengan wajah yang manis, rambut sebahu, kulit putih bersih, mata bening dan ukuran payudara 34B, tak heran Sonya selalu menjadi incaran para lelaki, baik yang sekedar iseng menggoda atau yang serius ingin memacarinya. Tetapi sampai hari ini Sonya belum menjatuhkan pilihannya.
Alasannya cukup klasik, “Maaf ya.., kita temenan aja dulu.., soalnya saya belum berani pacaran.., khan masih kecil, ntar dimarahin ortu kalau ketahuan..” begitu selalu kilahnya kepada setiap lelaki yang mendekatinya.
Begitulah Sonya, gadis manis yang belum terjamah bebasnya pergaulan metropolis seperti Jakarta tempatnya tinggal. Sonya mungkin akan cukup lama bertahan dalam keluguannya kalau saja peristiwa itu tidak terjadi.
Pagi itu selesai menyiapkan diri untuk berangkat, Sonya sedikit tergesa-gesa menjalankan Honda Supra-nya. Tanpa disadarinya dari kejauhan tiga pasang mata mulai mengintainya. Anton (25 tahun) mahasiswa salah satu PTS yang pernah ditolak cintanya oleh Mita, hari itu mengajak dua rekannya (Iwan dan Tejo) yang terkenal bejat untuk memberi pelajaran buat Sonya, karena Anton yang playboy paling pantang untuk ditolak, apalagi oleh gadis ingusan macam Sonya. Pkv Game
Tepat di jalan sempit yang hampir jarang dilewati orang, Anton dan kawan-kawan memalangkan Toyota Land Cruser-nya, karena mereka tahu persis Sonya akan melewati jalan pintas ini menuju sekolahnya. Sedikit kaget melihat mobil menghadang jalannya, Sonya gugup dan terjatuh dari motornya. Anton yang berada di dalam mobil beranjak keluar.
“Hai Mit.., jatuh ya..?” kata Anton dengan santainya.
“Apa-apaan sih kamu..? Mau bunuh aku ya..?” hardik Sonya dengan wajah kesal.
“Nggak.., cuman aku mau kamu jadi pacarku, jangan nolak lagi lho..! Ntar..” kata Anton yang belum sempat menyelesaikan kata-katanya.
“Ntar apa..?” potong Sonya yang masih dengan wajah kesal.
“Ntar gue perkosa lo..!” rayuanjanda.com
“Sialan dasar usil, cepetan minggir aku udah telat nih..!” bentak Sonya.
Air mata di pipinya mulai menetes karena Anton tetap menghalangi jalannya.
“Anton please.., minggir dong..!” pintanya sudah tidak sabaran lagi.
Anton mulai mendekati Sonya yang gemetar tidak tahu harus bagaimana lagi menghadapi bajingan ini. Tiba-tiba dari arah belakang sebuah pukulan telak mendarat di tengkuk Sonya yang membuatnya pingsan seketika. Rupanya Iwan yang sedari tadi bersembunyi di balik pohon bersama delapan orang lainnya sudah tidak sabar lagi.
“Ayo kita angkut dia..!” perintah Anton kepada teman-temannya.
Singkat cerita, Sonya dibawa ke sebuah rumah kosong di pinggir kota. Letak rumah itu menyendiri, jauh dari rumah-rumah yang lainnya, sehingga apapun yang terjadi di dalamnya tidak akan diketahui siapapun.
Sebuah tamparan di pipinya membuat gadis ini mulai siuman. Dengan tatapan nafsu dari dua lelaki yang sama sekali tidak dikenalnya kecuali satu orang, yaitu Anton. Sonya mulai ketakutan memandang sekelilingnya. Apa yang akan terjadi samar-samar mulai terbayang di matanya. Jelas sekali dia akan diperkosa oleh 3 orang. Rupanya mereka sudah tidak sabaran lagi untuk segera memperkosa Sonya. Tangan-tangan mereka mulai merobek-robek pakaian gadis itu dengan sangat kasar tanpa perduli teriakan ampum maupun tangisan Sonya.
Setelah menelanjangi Sonya sehingga Sonya benar-benar bugil. Sekali sentak Iwan menjambak rambut Sonya dan menariknya, sehingga tubuh Sonya yang tekulai di lantai terangkat ke atas dalam posisi berlutut menghadap Iwan.
“An.., lo mau gue apain nih cewek..?” kata Iwan sambil melirik ke arah Anton.
“Terserah deh.., emang gue pikirin..!”
Iwan menatap sebentar ke arah Sonya yang sudah sangat ketakutan, air matanya nampak mengalir dan, “PLAK..!” tamparan Iwan melayang ke pipinya.
Anton dan yang lainnya mulai membuka pakaian masing-masing, sehingga sekejap orang-orang yang berada dalam ruangan itu semuanya telanjang bulat. Sonya yang terduduk di lantai karena dicampakkan Iwan kembali menerima perlakuan serupa dari Anton yang kembali menjambak rambutnya, hanya saja tidak menariknya ke atas, tetapi ke bawah, sehingga sekarang Sonya dalam posisi telentang. Teman-teman Anton memegangi kedua tangan dan kaki Sonya, sedangkan Anton duduk tepat di atas kedua payudara Sonya. Penis Anton yang sudah mengeras dengan panjang 18 cm ditempelkan ke bibir Sonya. rayuanjanda.com
“Ayo isep kontol gue..!” bentak Anton tidak sabaran.
Karena Sonya tidak juga membuka mulutnya, Anton menampar Sonya berkali-kali. Karena tidak tahan, akhirnya mulut mungil Sonya mulai terbuka. Tanpa ampun Anton yang sudah tidak sabaran memasukkan penisnya sampai habis, tonjolan kepala penis Anton nampak di tenggorokan Sonya. Anton mulai memaju-mundurkan penisnya di mulut Sonya selama 5 menit tanpa memberi kesempatan Sonya untuk bernafas. Sonya kesakitan dan mulai kehabisan nafas, Anton bukannya kasihan tetapi malah semakin brutal menancapkan penisnya.
Selang beberapa saat, Anton mengeluarkan penisnya dari mulut Sonya, dan segera diganti oleh Penis Iwan yang panjangnya hampir 20 cm. Tejo yang sedari tadi memegang kaki Sonya mulai menjalankan aksinya. Paha Sonya ditarik ke atas dan mengarahkan penisnya ke vagina Sonya. Penis Tejo yang paling besar di antara kedua rekannya tidak terlalu gampang menembus vagina Sonya yang memang sangat sempit, karena masih perawan. Tetapi Tejo tidak perduli, penisnya terus ditekan ke dalam vagina Sonya dan tidak berapa lama Sonya tampak meringis kesakitan, tetapi tidak mampu bersuara karena mulutnya tersumbat penis Iwan yang dengan kasarnya menembus hingga tenggorokannya. Bioskop Online
Tejo memaju-mundurkan penisnya ke dalam vagina Sonya dan nampak darah mulai menetes dari vagina Sonya. Keperawanan Sonya telah dikoyak Tejo. Iwan yang tidak puas akan “pelayanan” Sonya nampak kesal.
“Ayo isep atau gue cekik lo..!” bentaknya ke arah Sonya yang sudah dingin pandangannya.
Sonya yang sudah putus asa hanya dapat menuruti keinginan Iwan. Mulutnya dimaju-mundurkan sambil menghisap penis Iwan.
“Ayo cepat..!” kata Iwan lagi.
Karena dalam posisinya yang telentang, agak sulit bagi Sonya menaik-turunkan kepalanya untuk mengulum penis Iwan, tetapi Iwan rupanya tidak mau perduli. Sonya melingkarkan tangannya ke pinggang Iwan, sehingga dia dapat sedikit mempercepat gerakannya sesuai keinginan Iwan.
Hampir 30 menit berlalu, Iwan hampir ejakulasi, rambut Sonya ditarik ke bawah sehingga wajahnya menengadah ke atas. Iwan mencabut penisnya dari mulut Sonya.
“Buka yang lebar dan keluarin lidah lo..!” bentaknya lagi.
Sonya membuka mulutnya lebar-lebar dan menjulurkan lidahnya keluar. Iwan memasukkan kembali setengah penisnya ke mulut Sonya dan, “Ah.., crot.. crot.. crot..!” sperma Iwan yang banyak masuk ke mulut Sonya.
“Telan semuanya..!”
Sonya terpaksa menelan semua sperma Iwan yang masuk ke mulutnya, walau sebagian ada yang mengalir di sela-sela bibirnya.
Tejo yang juga hampir ejakulasi mencabut penisnya dari vagina Sonya dan merangkat ke atas dada Sonya dan bersamaan dengan Iwan mencabut penisnya dari mulut Sonya. Tejo memasukkan penisnya ke mulut Sonya sampai habis masuk hingga ke tenggorokan Sonya.
Dan, “Crot.. crot.. crot..!” kali ini sperma Tejo langsung masuk melewati tenggorokan Sonya.
Anton yang sedari tadi menonton perbuatan kedua rekannya melakukan hal serupa yang dilakukan Tejo, hanya saja Anton menyemprotkan spermanya ke dalam vagina Sonya.
Begitulah selanjutnya, masing-masing dari mereka kembali memperkosa Sonya sehingga baik Anton, Tejo dan Iwan dapat merasakan nikmatnya vagina Sonya dan hangatnya kuluman bibir Sonya yang melingkari penis-penis mereka. Mereka benar-benar sudah melampaui batasan keinginan berbalas denadam terhadap Sonya yang tadinya masih polos itu.
Sebelum meninggalkan Sonya sendirian di rumah kosong, mereka sempat membuat photo-photo telanjang Sonya yang dipergunakan untuk mengancam Sonya seandainya buka mulut. Photo-photo tersebut akan disebarkan ke seantero sekolah Sonya jika memang benar-benar Sonya melaporkan hal tersebut ke orang lain. GAME ONLINE TERBAIK 
Hari-hari selanjutnya dengan berbagai ancaman, Sonya terpaksa pasrah diperkosa kembali oleh Anton dan kawan-kawan sampai belasan kali. Dan setiap kali diperkosa, jumlahnya selalu bertambah, hingga terakhir Sonya diperkosa 40 orang, dan dipaksa menelan sperma setiap pemerkosanya. Sungguh malang nasib Sonya.