Cerita Sex Semua Berawal dari Film Bokep

 

 

Cerita Sex Semua Berawal dari Film Bokep

Kala usiaku 10 th., keinginanku pula hendak pemuasan sex kian besar, maklum waktu itu ialah masa puber. Frekwensiku jalani masturbasi pula kian kerapkali, dalam satu hari bisa hingga 4 kali. Dan tiap hari minimum 1 kali pasti aku kerjakan.

sore dikala aku duduk di kelas 6 SD, waktu itu tidak terdapat seorang pula dirumah. Bapak tengah bertugas keluar kota, lagi Bunda dan adikku tengah ikuti satu kegiatan mulai semenjak pagi. Aku gunakan kesempatan itu buat memandang blue film memiliki orang tuaku. Mulai semenjak pagi sudah 3 film aku putar dan sudah 4 kali aku jalani masturbasi. Namun keinginanku masih pula demikian besar.

Terdapat adegan yang begitu aku gemari dan aku kerapkali berkhayal jika aku jadi pemeran laki- laki dalam film itu. Adegan itu ialah waktu seorang laki- laki tengah tiduran sesaat perempuan awal duduk diatas penis si laki- laki sambil menggoyangkan pinggulnya dan perempuan ke- 2 duduk cocok diatas wajahnya sesaat si laki- laki dengan lahapnya menjilati Miss V perempuan ke- 2 itu.

Aku selekasnya turunkan celanaku bersiap jalani masturbasi sambil memandang adegan favoritku. Di tengahnya aktivitasku dan film tengah hot- hotnya, tiba- tiba terdengar nada pintu pagar di buka. Waktu itu tunjukkan jam 20. 00, tampaknya Bunda dan adikku sudah kembali. Selekasnya aku pakai celanaku kembali dan keluarkan video dari playernya kemudian menempatkannya kembali di tempatnya. Lalu baru aku membukakan pintu buat mereka.

“ Eh Wan, tolong bantu masukan sebagian benda dong”, Bunda memohonku membantunya bawa sebagian benda.

“ Iya Ma. Shin, disitu mengapa saja? Koq kelihatannya letih banget sich?”, aku menegur adikku Shinta.

“ Wah, banyak. Pagi setelah aerobik senantiasa jalur lintas alam. Sampai diatas sudah siang. Senantiasa sorenya baru turun. Pokoknya letih deh.”, Shinta menerangkannya dengan semangat.

Setelah itu mereka mandi dan makan malam. Sesaat aku duduk di ruangan keluarga sambil memandang kegiatan Televisi. Setelah mereka usai makan malam, adikku lekas mengarah ke kamarnya diatas. Bunda ikut gabung denganku memandang Televisi.

“ Wan, terdapat kegiatan bagus apa saja?”, Bunda ajukan persoalan padaku.

“ Hanya ini yang mendingan, yang lain kurang baik”, aku memberitahu jika hanya kegiatan yang tengah kutonton yang lumayan bagus.

Waktu itu acaranya ialah film action. Setelah itu terdapat pembicaraan kecil pada aku dan Bunda. Karna letih, Bunda memandang sambil berbaring diatas karpet. Tidak lama sehabis itu Bunda warnanya terlelap. Aku tetaplah memandang. Disuatu waktu, dalam film itu terdapat jalur narasi di mana rekan perempuan si jagoan tertangkap dan diperkosa oleh boss penjahat. Otomatis saja penisku mengembang. Aku tetaplah melanjutkan memandang.

Dikala film tengah seru- serunya, tanpa terdapat bernazar aku memandang Bunda yang tengah tertidur dengan tempat kemampuanng dan kaki yang terbentang. Pakaian tidurnya( daster) terungkap, sampai sedikit celana dalamnya nampak. Badanku lekas bergetar karna nafsuku yang tiba- tiba meledak. Tidak pernah terpikir olehku jalani persetubuhan dengan Mamaku sendiri. Tetapi panorama ini betul- betul mengundang selera. Pada usia 29 th., Bunda masih senantiasa nampak begitu menarik. Dengan kulit kuning, besar badan 161 centimeter, berat badan 60 kilogram, buah dada 36B ditambah wujud pinggulnya yang aduhai, tampaknya hingga saat ini aku tidak paham jika sebetulnya Bunda begitu menggairahkan.

Hingga saat ini aku betul- betul tidak pernah miliki fikiran aneh pada Bunda. Dikala ini kelihatannya baru aku tersadar. Nafsu mendorongku buat menjamah Bunda, namun sesaat aku sangsi. Gimana apabila sampai Bunda terbangun. Namun dorongan nafsu memaksaku. Pada kesimpulannya aku membulatkan tekad lebih dahulu sehabis aku mengecilkan volume Televisi biar tidak membangunkan Bunda. Aku bergerak mendekati Bunda dan ambil tempat dari arah kaki kanannya. Buat meyakinkan biar Bunda bukanlah hingga terbangun, kugerak- gerakkan tangan Bunda dan tampaknya memanglah tidak terdapat respon.

Warnanya karna letih selama hari, dia jadi tertidur dengan begitu lelap. Dasternya yang terungkap, kucoba singkap lebih besar sekali lagi sampai perut dan tidak terdapat kesulitan. Tetapi itu belum pula lumayan, aku singkap dasternya lebih besar sekali lagi dengan terlebih dahulu aku pindahkan tempat ke- 2 tangannya ke atas. Dikala ini ke- 2 buah dadanya dapat nampak dengan cerah, karna tampaknya Bunda tidak kenakan bra. Lekas aku sentuh buah dada kanannya dengan telapak tangan terbuka dan dengan lambat- laun aku remas. Setelah bahagia meremasnya, aku hirup sisi putingnya lalu seluruh sisi buah dadanya. rayuanjanda.com

Tiba- tiba Bunda mendesah. Aku kaget dan terasa khawatir bebrapa apabila sampai Bunda terbangun. Tetapi setelah kutunggu sebagian waktu tidak terdapat respon beda darinya. Buat memastikannya sekali lagi aku meremas buah dada Bunda lebih keras dan tetaplah tidak terdapat respon. Meski masih senantiasa penasaran dengan sisi dadanya, namun aku khawatir apabila tidak miliki lumayan dikala. Dikala ini tujuan aku tujukan ke vaginanya. Bunda kenakan CD tidak tebal bercorak kuning sampai masih senantiasa nampak bulu kemaluannya.

Aku raba dan aku ciumi Miss V Bunda, tetapi aku tidak bahagia karna masih senantiasa terhambat CD- nya. Jadi kuputuskan buat turunkan CD- nya sampai seluruh vaginanya nampak. Namun perihal tersebut tidak dapat kulakukan karna tempat kakinya yang terbentang menyusahkanku buat menurunkannya. Jadi sangat terpaksa aku rapatkan kakinya sampai aku bisa turunkan CD- nya sampai lutut. Tetapi menyebabkan aku jadi tidak bisa mengeksplorasi Miss V Bunda dengan bebas karna kakinya dikala ini merapat. Apakah aku mesti melepas seluruh? Tentu terus menjadi lebih bebas, tetapi apabila Bunda sampai terbangun pula hendak berbahaya karna aku hendak tidak bisa secara kilat menggunakankannya kembali. Bioskop Online

Berhubung nafsuku sudah memburu, jadi aku putuskan buat melepaskannya seluruhnya. Lalu aku rentangkan kakinya. Dikala ini Miss V Bunda dapat nampak dengan cerah. Tidak tahan sekali lagi, lekas aku cium dan jilati vaginanya. Lebih jauh sekali lagi, dengan ke- 2 tangan kubuka bibir- bibir vaginanya dan aku jilati sisi dalamnya. Aku betul- betul kian bernafsu, menginginkan rasa- rasanya aku telan Miss V Bunda. Tidak lama setelah aku jilati, vaginanya jadi basah. Setelah bahagia mencium dan menjilati sisi vaginanya, penisku sudah tidak tahan buat dimasukkan kedalam Miss V Bunda. Aku kemudian berdiri buat melepas celanaku. Lalu aku duduk sekali lagi diantara ke- 2 kaki Bunda dan aku bentangkan kakinya lebih lebar.

Dengan ambil tempat duduk dan ke- 2 kakiku dibentangkan buat menahan ke- 2 kaki Bunda, aku tujukan penisku ke lubang vaginanya. Tangan kananku membantu buka lubang Miss V Bunda sesaat aku dorong penisku lambat- laun. Aku rasakan penisku masuk wilayah yang basah, hangat dan menjepit. Badanku gemetar hebat karna nafsu yang memencet. Setelah sebagian waktu pada kesimpulannya seluruh penisku sudah sukses masuk kedalam Miss V Bunda dengan bukanlah sangat sulit, bisa jadi saja karna Bunda sudah melahirkan 2 orang anak.

Awalilah kugoyangkan pinggulku maju mundur dengan lambat- laun. Kurasakan kesenangan dan sensasi yang luar biasa. Aku mengambil keputusan buat memuaskan nafsuku, apapun yang berlangsung. Kian lama pergerakanku kian kilat. Dengan kian bernafsu, aku peluk tubuh Bunda dan mengulum dadanya, sesaat penisku senantiasa bergerak kilat menggosok- gosok Miss V Bunda. Aku sudah tidak perduli sekali lagi apakah Bunda pula hendak terbangun ataupun tidak, supaya pula terbangun aku senantiasa menggoyangnya sampai aku bahagia.

Betul- betul nikmat. Apalagi pula lebih nikmat dari pada fantasiku hingga saat ini. Setelah aku berjuang keras selama 6 menit, pada kesimpulannya aku sudah tidak tahan sekali lagi hingga aku benamkan penisku dalam- dalam ke Miss V Bunda. Aku rasakan spermaku mengalir berbarengan dengan sensasi yang luar biasa. Seakan melayang- layang sebagian sampai merasa sakit kepala. Aku biarlah penisku sebagian waktu didalam tubuh Mamaku. rayuanjanda.com

Setelah lumayan santai, aku cabut penisku. Aku bahagia. Aku tidak menyesal. Aku pakai kembali celanaku. Lebih dahulu aku pakai kembali CD- Mama, aku puaskan diri dengan meremas- remas Miss V Bunda. Setelah itu aku atur kembali daster Bunda. Aku matikan Televisi dan naik mengarah kamarku diatas. Aku lekas rebahan diatas kasurku. Meski aku terasa letih tetapi aku tidak bisa tidur memikirkan pengalaman ternikmat yang barusan aku rasakan. Pengalaman seorang anak SD yang barusan jalani ikatan sex dengan Mamanya sendiri.

Memikirkan perihal itu saja buat nafsuku bangkit kembali. Aku berfikir buat kembali mengerjakannya dengan Bunda. Aku jalur keluar kamar mengarah ruangan keluarga. Namun dimuka kamar Shinta adikku, tidak ketahui apa yang merubah fikiranku. Aku berfikir, apabila Bunda saja tidur demikian lelapnya jadi tentu Shinta pula sekian. Terlebih hingga saat ini Shinta apabila sudah tidur sulit sekali buat dibangunkan.

Lambat- laun aku buka kamarnya dan aku saksikan Shinta tertidur dengan mengenakan selimut. Aku masuk ke kamarnya dan aku tutup sekali lagi pintunya. Semacam yang sudah aku kerjakan dengan Bunda, aku pula sudah berkemauan pula hendak menyetubuhi Shinta adikku sendiri. Walaupun dia bangun aku pula hendak tidak perduli.

Lalu aku singkap selimutnya dan aku bebaskan dasternya serta tidak CD- nya. Dikala ini Shinta sudah betul- betul bugil. Karna Shinta belum pula memiliki buah dada, sasaranku lekas ke vaginanya. Vaginanya betul- betul lembut karna belum pula ditumbuhi rambut. Aku rentangkan kakinya lalu aku cium dan jilati vaginanya. Sekali- kali aku gigit lambat- laun. Lalu aku buka lebar- lebar bibir vaginanya dengan jariku dan kujilati sisi dalamnya.

Setelah bahagia menciumi vaginanya, aku bersiap buat menghunjamkan penisku kedalam Miss V Shinta yang masih senantiasa lembut. Aku rentangkan kakinya dan aku letakkan melingkar di pinggangku. Aku menginginkan ambil tempat yang memungkinkanku dapat menyetubuhi Shinta dengan bebas.

Lalu kuarahkan penisku ke lubang vaginanya sesaat ke- 2 tanganku membantu buka bibir vaginanya. Aku dorong lambat- laun namun tampaknya tidak semudah aku mengerjakannya dengan Bunda. Miss V Shinta demikian kecil, karna dia masih senantiasa kecil( waktu itu dia baru berusia 9 th.) dan telah tentu masih senantiasa perawan. Tetapi itu tidaklah rintangan bagiku. Aku senantiasa mendesak penisku dan sisi kepala penisku pada kesimpulannya sukses masuk. Namun buat lebih jauh begitu sulit.

Nafsuku sudah menggapai puncak tetapi masih senantiasa belum pula bisa masuk pula hingga membuatku gusar. Karna aku sudah berkemauan, jadi aku paksakan buat mendorongnya hingga aku sukses. Namun tiba- tiba saja Shinta merintih. Aku diam sesaat dan tampaknya Shinta tidak bereaksi lebih jauh. Walaupun aku tidak perduli apakah Shinta pula hendak ketahui ataupun tidak, tetaplah saja terus menjadi lebih baik apabila Shinta tidak ketahuinya. GAME ONLINE TERBAIK 

Kemudian aku mulai menggoyang pinggulku, tetapi pergerakanku tidak bisa selancar waktu mengerjakannya dengan Bunda, karna Miss V Bunda basah dan bukanlah sangat kecil, lagi memiliki Shinta kering dan kecil. Aku senantiasa menggesekan penisku didalam tubuh Shinta kian lama kian kilat sambil memeluk tubuhnya. Terdapat ketidaksamaan kesenangan sendiri pada Miss V Bunda dan Shinta. Karna Miss V Shinta lebih kecil jadi hanya kurun waktu 3 menit aku sudah menjangkau orgasme.

Kubiarkan spermaku mengalir didalam Miss V Shinta. Aku bukanlah butuh takut karna aku ketahui Shinta belum pula bisa berbadan dua. Aku tekan penisku dalam- dalam dan aku peluk Shinta dengan erat. Setelah bahagia aku pakai sekali lagi pakaian Shinta baru aku pakai bajuku sendiri. Aku berjingkat kembali pada kamarku dan tertidur sampai besok paginya.

Dikala pagi harinya aku agak takut apabila ketahuan. Tetapi sampai aku berangkat sekolah tidak terdapat yang mencurigakan dari perilaku Bunda maupun Shinta. Mulai semenjak waktu itu aku tetap terbayang kesenangan yang aku natural dikala malam itu. Aku menginginkan mengulanginya. Dengan Bunda peluangnya bisa dikerjakan apabila Bapak tidak dirumah. Jadi terus menjadi lebih besar kesempatannya apabila mengerjakannya dengan Shinta saja. Walaupun kala mengerjakannya, aku tidak perduli apabila di tahu tetapi tetaplah terus menjadi lebih nyaman apabila mereka tidak ketahuinya. Jadi hampir masing- masing malam, aku tetap bergerilya ke kamar Shinta. Namun aku hanya sukses sampai step menanggalkan bajunya. Tiap dikala penisku mulai masuk, Shinta tetap terbangun. rayuanjanda.com

4 bln. mulai semenjak pengalaman awal, aku belum pula pernah sekali lagi jalani seks. Pada bln. ke- 5, aku masuk SMP dan pada pelajaran hayati aku mengenali satu bahan kimia praktikum yang dipakai buat membius. Waktu itu aku lekas berfikir jika aku bisa memanfaatkannya bersetubuh dengan Shinta sekali lagi.

Setelah pelajaran hayati, aku ambil sebotol obat bius buat dibawa ke tempat tinggal. Dikala malam hari setelah seluruh tertidur, aku masuk ke kamar Shinta. Satu sapu tangan yang telah diberi obat bius aku letakkan di hidung Shinta. Setelah sebagian waktu, aku angkat sapu tangan itu dan mulai menanggalkan pakaian Shinta. Dan setelah aku menanggalkan seluruh bajuku, aku naik ke ranjang Shinta dan duduk diantara ke- 2 kakinya.

 

BACA JUGA : Cerita Sex Tubuh Melisa Yang Menawan

 

Aku ambil tempat favoritku dengan meletakkan ke- 2 kakinya memutari pinggangku. Aku masukan penisku ke vaginanya dengan lambat- laun sampai keseluruhnya penisku masuk. Goyangan pinggulku mulai menggoyang tubuh Shinta. Aku memeluk tubuhnya dengan erat dan penisku bergerak keluar masuk secara kilat. Karna aku yakin Shinta hendak tidak terbangun jadi aku bisa merubah tempat sesukaku. Semacam terlebih dahulu, waktu pada puncaknya aku biarlah spermaku tertumpah didalam vaginanya.

Mulai semenjak waktu itu hampir tiap hari aku menyetubuhi adikku, Shinta. Kadang- kadang apabila Bapak tengah diluar kota, aku pula menyetubuhi Bunda. Alangkah beruntungnya aku. Dengan ilmu serta pengetahuan, satu hambatan tampaknya dapat dikerjakan dengan gampang