Cerita Sex Aku Sonya Dan inilah Cerita Kami

 

 

Kenalin namaku Sonya, saya seseorang wanita usia ku tahun ini 22 tahun.

Sekilas tentang diriku banyak yang bilang tubuhku bagus mulai dari keluarga ku sahabat ku hingga hingga mayoritas orang dagang yang saya jumpai mengatakan semacam itu.

Besar ku 165 centimeter, buat seseorang perempuan bisa jadi itu lumayan besar dengan wajah yang menarik kulit putih hidung mancung pipi tirus mata yang sedikit sipit dengan bulunya yang lentik membuat wajah ku,,,, orang bilang sih menawan, ya banyak yang memujiku menawan.

Badanku lumayan sepadan, ya saya merasa semacam itu dengan dimensi buah dada 36c. Cukup besar wujud nya cocok ditubuhku padat berisi tetapi kenyal semacam bulatan mangkok dihiasi puting bercorak pink, tidak semacam buah dada perempuan yang lain yang katanya sih bercorak kecoklatan.

Indah,,, ya saya senantiasa mengagumi kedua buah dada ku kala saya berkaca. Keduanya senantiasa tegak tanpa sempat tertarik oleh style gravitasi, apalagi dikala bra tidak menyangganya juga mereka nampak sempurna.. saya bangga pada“ mereka”.

Perutku ramping tidak banyak lemak terdapat disitu, semacam mayoritas atlit lari yang sempat ku amati di televisi dikala kegiatan perlombaan olimpiade dunia. Saya tertegun hendak wujudnya, ramping semacam tanpa beban. Berpadu dengan pinggul yang besar dengan bongkahan pantat yang menonjol kebelakang, kenyal pula padat ditopang oleh sejoli kaki jenjang putihku.

Saya memanglah kerap menyanjung tubuhku, ya saya merasa bangga hendak perihal itu. Semacam yang sudah saya jelaskan saya sangat bangga hendak kesempurnaan tubuhku. Terlebih bila seluruh itu dipadukan dengan baju ku, baju syar’ i dengan balutan baju tertutup serta jilbab yang menghiasinya.

Ya,,, tubuhku ku sembunyikan dengan itu seluruh, saya aman memanfaatkannya. Tidak hanya karna memanglah telah jadi tuntutan dalam keyakinan ku, saya berpikir kalau perempuan dengan baju yang tertutup itu mempunyai aura yang berbeda, lebih dari apapun itu.

Bisa jadi itu sekilas tentang diriku. TOGEL TERBAIK DITAHUN 2026

Saat ini saya tinggal disebuah perkampungan lumayan jauh dari titik pusat kota, disini saya menyewa rumah. Rumah simpel dengan cuma satu kamar tidur, wujud nya semacam mayoritas rumah di desa tidak jauh beda dengan rumah rumah disekitarnya.

Saya tinggal sendirian dikampung ini, ya cuma sendiri. Kedua orang tua ku tinggal dikota besar, bapak ku padat jadwal bekerja bunda ku ya cuma selaku bunda rumah tangga biasa yang mengurus suami nya dan satu anaknya.

Benar, ia adikku tepatnya adik lelaki ku. Dikala ini masih sekolah dibangku menengah atas.

Kamu tentu bimbang kan mengapa saya memilah hidup sendiri dikampung sedangkan keluarga ku masih terdapat dikota. Itu memanglah kemauan ku sendiri, saya bosan dengan kehidupan kota, hiruk- pikuk nya membuatku tidak betah terletak disitu.

Kami memanglah telah berbincang hendak perihal ini, orang tuaku sepakat dengan keputusanku. Walaupun saat ini mereka sepertil kehilanganku, tetapi dari hasil pembicaraan itu mereka pula hendak pindah ke kampung ini bisa jadi sebagian tahun lagi dikala adik lelakiku lulus dari sekolahnya serta berbarengan dengan pensiunnya bapak ku dari pekerjaannya.

Banyak perihal yang kami diskusikan, mulai dari apakah saya bakal betah hidup didesa, apakah saya dapat hidup sendiri disitu ataupun tidak. Persoalan persoalan seperti itu yang membuat kedua orang tuaku seolah ragu atas keputusanku ini. Mereka bersih keras membujukku supaya saya ingin menurutinya. Kedua orang tuaku menganjurkan saya buat berangkat nanti saja berbarengan dengan kami seluruh. Karna bisa jadi mereka takut karna saya ini seseorang perempuan.

Tetapi dengan percaya saya mengutarakan keputusanku kepada mereka, yang pada kesimpulannya mereka sepakat dengan keputusanku.

Sampai hari ini, saya telah 2 hari terletak dikampung ini suasananya membuatku aman tidak banyak terdengar deruan suara kendaraan yang membuat kuping ku kebisingan semacam dikota.

 

BACA JUGA : Cerita Dewasa Bersetubuh Dengan Ibu Temanku

 

Bisa jadi terdapat kendaraan pula disini tetapi tidak banyak sepengelihatanku. Disini hening cuma terdengar suara burung yang masih banyak hinggap di dahan tumbuhan. Suara anak anak kecil yang berlarian dikala mereka bermain sehabis mereka kembali sekolah.

Rumah ku terlihat simpel dengan taman depan yang cukup luas, satu ruangan tamu, satu kamar tidur, dapur serta kamar mandi dibelakang nya. Balik rumah ku ada banyak pepohonan terlihat semacam kebun yang dikelola masyarakat disini.

Dihari ketiga saya tinggal disini, saya diberitahu oleh ibuku buat secepatnya melapor ke pak RT kalau saya tinggal disini serta jadi salah satu warganya. Saya tidak ketahui rumah Pak RT dimana, jadi saya berkunjung saja ke rumah orang sebelah sebelahku buat menanyakannya. Saya hingga dirumah Pak RT berkat arahan orang sebelah ku tadi.